Langsung ke konten utama

PENGERTIAN DESAIN GRAFIS DAN FUNGSINYA

PENGERTIAN DESAIN GRAFIS
  Desain grafis adalah seni komunikasi visual yang memanfaatkan elemen grafis, seperti teks, warna, ruang, dan gambar. Contoh penerapan desain grafis selain pada kemasan produk, antara lain poster, papan iklan, brosur, dan masih banyak lagi.
  Dalam desain grafis terdapat dua jenis media yang biasa digunakan, yaitu 2 dimensi dan 3 dimensi. Media 2D, seperti papan, kain, dan sebagainya. Sedang media 3D meliputi perangkat-perangkat yang dapat menampilkan hasil gambar bergerak.

FUNGSI DESAIN GRAFIS
  Desain grafis identik dengan hal-hal terkait periklanan dan promosi sebuah produk. Desain grafis dapat menjadi sebuah metode untuk menetapkan identitas. Contohnya, seperti logo merek atau perusahaan. Desain grafis juga dapat bekerja untuk mengomunikasikan sebuah informasi yang berupa Arahan atau instruksi. contoh, sebuah produk memiliki logo dengan dominasi warna merah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Gambar Ilustrasi

 

PERSPEKTIF

 PENGERTIAN PERSPEKTIF Perspektif adalah suatu sistem matematikal untuk memproyeksikan bidang tidak dimensi ke dalam bidang dua dimensi, seperti kertas atau kanvas.  Gambar perspektif juga bisa diartikan sebagai gambar yang teknisnya menggunakan titik hilang. eknik menggambar yang menggunakan sudut pandang tertentu .  Gambar perspektif adalah  sebuah gambar yang dibuat dengan memakai sudut pandang orang yang melihat objek tersebut hingga batas titik hilang sebuah objek dari jarak pandang . pandang setiap orang ketika memandang sebuah objek tentu berbeda. Fungsi Perspektif sendiri  untuk memberikan gambaran mengenai pandangan mata manusia pada objek tertentu.

APA ITU SKETSA?

PENGERTIAN SKETSA Merupakan atau lukisan yang kasar, ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai. FUNGSI SKETSA 1. Untuk memberi gambaran tema 2. Meminimalisir kesalahan 3. Mempertajam pengamatan ATURAN DALAM SKETSA Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan dalam sketsa, yaitu : •Kerangka gambar terdiri dari garis-garis vertikal, horizontal, diagonal maupun garis melengkung secara tipis-tipis. •Menggambar garis sekundernya, misalnya melukis kerangka kotak/kubus dalam keadaan tipis. •Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar. Ketebalan sesuai dengan karakter jenis garis yang diinginkan